
Tebuireng.online- Sidoarjo Kritik tajam yang disampaikan Pakar Tafsir sekaligus Ketua Majelis Masyayikh Tebuireng Dr.
Masalahnya sekarang makin banyak korupsi. Pembagian makanan bergizi gratis (MBG) tidak tepat sasaran, banyak korupsi, dan makin banyak masyarakat miskin. Negara ini paling aman bagi orang-orang koruptor, kata Kiai Musta’in dalam mauidhoh hasanah di Gedung Asy’arium KH M Hasyim Asyju.
Menurutnya, keadaan ini disebabkan oleh kombinasi kekuatan kelompok yang disebutnya “bajingan” dan diamnya orang-orang saleh. Ia meminta para ulama lebih vokal menyikapi permasalahan negara, termasuk mengadvokasi penerapan undang-undang hukuman mati bagi pejabat korup.
“Jangan ikut-ikutan kiai yang diam terhadap kezaliman negara. Harus ikut serta,” tegas dosen Ma’had Aly Hasyim Asy’ari di hadapan ratusan mahasiswa dan alumni Tebuireng Ray.
Di awal ceramahnya, Kiai Musta’in menyinggung keunikan istilah halalbihalal. Meski menggunakan kata-kata Arab, namun tradisi ini tidak dikenal di negara-negara Arab dan hanya merupakan kreasi para ulama Indonesia sebagai sarana rekonsiliasi sosial.

Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak serta merta menjadikan realitas sosial di negara-negara Arab sebagai satu-satunya tolak ukur Islam. Menurutnya, meski memiliki simbol-simbol besar seperti Ka’bah dan Masjid Nabawi, namun beberapa daerah diyakini mulai kehilangan jati diri keislaman dalam perilaku sosialnya.
“Berkumpul bersama sesama umat Islam adalah sumber keberkahan. Kita tidak boleh meniru kondisi beberapa negara Arab yang sudah kehilangan jati diri,” imbuhnya.
Kiai Musta’in juga menegaskan bahwa hakikat ibadah seperti salat harus diubah menjadi kesalehan sosial. Ia memaknai sikap memberi salam ke kanan dan ke kiri di akhir shalat sebagai perintah bagi setiap umat Islam untuk menjaga lingkungan, seperti membantu tetangga yang sedang kesusahan.
Dalam kaitannya dengan hubungan antarmanusia, ia menawarkan perspektif fikih yang fleksibel. Dalam aliran pemikiran Siyafi, permintaan maaf idealnya disertai dengan penjelasan rinci mengenai kesalahannya. Namun jika hal ini memang menimbulkan konflik baru, ia menyarankan menggunakan pendekatan yang lebih umum dari mazhab Hanafi.
“Hal ini menunjukkan pentingnya sikap fleksibel dalam beragama, seperti tradisi di lingkungan Nahdlatul Ulama yang mencakup empat mazhab,” jelasnya.
Menutup tausiyanya, Kiai Musta’in menghimbau kepada para alumni yang kini menjadi guru di daerahnya untuk menjaga muru sebagai “penerus Nabi”. Ia menyayangkan fenomena mudahnya menguji integritas tokoh agama dengan materi.
Ia berharap para mahasiswa dan alumni mampu menjaga keikhlasan agar ilmu yang dimiliki dapat memberikan manfaat nyata bagi bangsa dan tidak hanya sekedar menjadi simbol formalitas keagamaan tanpa turut berperan aktif menyelesaikan permasalahan negeri yang kisruh.
Wartawan: Aulija
Editor: Sutan
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.