
Tebuireng.online— Momentum bulan Syawal dimanfaatkan para pimpinan cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor dan Banser Kabupaten Jombang untuk menggelar ziarah para muasi (pendiri) dan kunjungan silaturahmi. dzuriyah (keturunan) pendiri Nahdlatul Ulama (NU) se-Kabupaten Jombang, Minggu (29/3/2026). Kegiatan ini dipusatkan di area pemakaman (maqbarah) Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.
Acara tersebut dihadiri sekitar 50 pengurus Ansor dan Banser serta anggota dari berbagai daerah di Kabupaten Jombang. Agar kegiatan lebih efisien, para peserta dibagi ke empat tempat ziarah utama, yakni Pos Rejoso Peterongan, Pos Tambakberas, Pos Denanyar, dan Pos Tebuireng.
Ketua PC Ansor Kabupaten Jombang, Gus Taufiqi Fakkaruddin Assilahi, SM, MM, mengatakan agenda tahunan ini merupakan upaya organisasi untuk mempererat silaturahmi dan memohon keberkahan kepada warga NU di Jombang. Hal ini dinilai penting demi keberlangsungan dan keberkahan organisasi dalam menjalankan pengabdiannya kepada masyarakat.
Selain ziarah, kegiatan tersebut bertujuan untuk bertemu langsung dengan tokoh-tokoh penting NU, antara lain Ketua PCNU Jombang KH Fahmi Amrullah Hadzik dan Ketua PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz. Namun pada kesempatan kali ini keduanya berhalangan hadir karena ada agenda lain yang tidak bisa dikesampingkan.
Gus Taufiqi juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Pondok Pesantren Tebuireng yang telah mendukung fasilitas selama kegiatan berlangsung.

“Kami mewakili PC Ansor dan Banser Kabupaten Jombang mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada keluarga besar Pondok Pesantren Tebuireng yang telah memberikan kami tempat yang nyaman sehingga kami bisa khidmat dan memanjatkan doa kepada masyarakat,” ujarnya.
Melalui momentum Syawal ini, Gus Taufiqi berharap GP Ansor Jombang semakin tegas dan konsisten menebar manfaat bagi masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya kaderisasi untuk melahirkan kader-kader tangguh yang mampu meneruskan perjuangan musisi NU di Jombang.
Kegiatan yang berlangsung meriah dan kekeluargaan ini diakhiri dengan doa bersama. Peserta berharap Ansor dan Banser Jombang senantiasa memperoleh kekuatan dan keunggulan dalam menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah serta kesetiaan terhadap bangsa dan agama.
Wartawan: Fatih
Editor: Sutan
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.